Inilah Penjelasan Kenapa Bandar Judi Togel Tetap Ada Sampai Saat Ini Meskipun Judi Sudah Tidak Legal

Judi pernah menjadi permainan yang legal di tanah air, terutama judi togel. Togel dulunya merupakan acara penggalangan dana dengan iming-iming hadiah. Namun, seiring berjalannya waktu, uang yang dikumpulkan dari para pemain tak lagi digunakan sebagai acara sosial, melainkan kepentingan pribadi bandar. Hal inilah yang menjadi cikal bakal pemain judi hanya sebatas korban yang tertipu bandar togel terpercaya.

Inilah Penjelasan Kenapa Bandar Judi Togel Tetap Ada Sampai Saat Ini Meskipun Judi Sudah Tidak Legal

Karena meresahkan dan merugikan pemainnya, togel kemudian dilarang di Indonesia. Bahkan, undang-undang larangan judi juga sudah sangat jelas. Baik bandar, pemain, maupun pihak lain yang mendukung permainan judi mendapat ancaman sanksi pidana.

Judi Sudah Dilarang, Mengapa Bandar Tetap Ada?

Judi mungkin baru benar-benar bisa hilang jika tak ada lagi bandar, mengingat bandar adalah penyelenggara judi. Ibaratnya, bandar merupakan seorang pemimpin yang mengendalikan permainan. Jadi, selama masih ada bandar, maka permainan judi masih akan terus menjamur dan makin banyak orang yang tertipu bandar togel.

Lantas, bagaimana bisa bandar judi tetap ada meski hukum sudah ditegakkan? Apakah aparat yang memang kurang tegas? Jawabannya tentu saja tidak. Aparat sudah berusaha memberantas bandar judi. Namun, karena bandar judi terus bermunculan, maka sangat sulit menghilangkan bandar judi hingga tak bersisa sama sekali.

Mudahnya melakukan modus di dunia perjudian membuat banyak pemain judi yang kemudian menjadi bandar. Misalnya saja mencari mangsa yang tertipu bandar togel hanya dengan iming-iming hadiah besar tanpa kemenangan pasti. Penipuan permainan yang mudah semacam inilah yang kemudian membuat bandar judi baru bermunculan.

Selain itu, menjadi bandar judi juga bisa diwujudkan meski minim modal sehingga makin banyak yang tertarik dengan bisnis haram ini. Pasalnya, bandar bisa mengatur tak-tik agar kemenangan permainan ada di pihaknya. Dengan demikian, ia bisa mengumpulkan modal dari pemain judi yang berhasil ia bodohi.

Dengan berbagai alasan di atas, wajar saja jika bandar masih tetap ada meskipun judi sudah dilarang. Namun, ulasan di atas bukan berarti mengajak Anda belajar menjadi bandar. Sebaliknya, Anda harus menghindari dunia judi. Jika sudah terlanjur dan menjadi pihak yang tertipu bandar togel online, maka langkah yang harus Anda lakukan adalah segera bertaubat dan melupakan judi sebelum merasakan efek yang lebih parah.

Bangkit dari kekalahan sebagai pemain dan memulai profesi sebagai bandar judi adalah cara yang 100% keliru. Menjadi bandar judi bisa membuat Anda makin ketagihan dengan dunia judi. Bukan hanya itu, jika sudah merugi, kerugian yang Anda alami tentunya lebih besar dari kerugian pemain. Bahkan, hukuman bagi bandar juga lebih berat dibanding pemain biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *