Polisi Berhasil Menangkap Bandar Togel Yang Resahkan Masyarakat

Ada banyak sekali kasus yang sudah menyeret bandar togel online yang sudah memperdaya banyak orang. Dalam hal ini ada banyak pula orang yang mau ikut andil dalam judi ini, karena mereka pikir bahwa perjudian ini tidak menghabiskan banyak uang. Nah, banyak orang yang juga menjadi bandar ini karena omsetnya yang sangat banyak sekali. Dalam satu hari, mereka bisa menghasilkan ratusan ribu hingga ratusan juta. Siapa coba yang tidak tergiur dengan keuntungan sebanyak ini? Tapi, tak semua bandar juga beruntung. Dalam beberapa kasus, mereka malah tertangkap dan malah diamankan oleh pihak berwajib.

Polisi Berhasil Menangkap Bandar Togel Yang Resahkan Masyarakat

Penghasilan Miliaran Dengan Jadi Bandar Togel

Berprofesi sebagai bandar togel penipu, orang-orang ini punya banyak sekali penghasilan. Dalam satu hari, mereka bisa mendapatkan uang miliaran. Namanya Aliong alias Johan, yang berasal dari Kalimantan Barat. Ia ditangkap oleh kepolisian pada tahun 2018 lalu. Johan menjalankan usahanya ini di daerah Mempawah. Johan sendiri sudah menjalani profesi sebagai bandar togel selama satu tahun terakhir. Luar biasa sekali, kan?

Gerombolan Bandar Togel Semarang yang Tertangkap

Kelompok yang kedua ini adalah 7 orang yang berasal dari Semarang. Malang menimpa mereka, 7 orang ini ditangkap polisi pada tahun 2016 lalu. Kelompok ini punya cara khusus untuk menggaet mangsanya, salah satu caranya adalah mendatangi rumah korban. Adalah Witono (58), yang dalam satu harinya bisa menghasilkan uang lebih dari 600 ribu. Hal itulah yang membuat Witono meninggalkan profesinya sebagai seorang tukang cat.

Bandar Togel Online Diciduk oleh Polisi

Bukan hanya main togel secara offline saja, ada pula bandar yang cerdas dengan menggunakan platform online. Bandar togel penipu bernama Kawak ini membuat situs www.pangerantoto3.com di desa Mayung. Kawak kemudian diciduk polisi karena ia mengajak serta teman-temannya ikut menjadi pemain togel juga. Alhasil, Kawak mendapatkan hukuman berlipat, yaitu sebagai bandar togel dan juga melibatkan banyak orang. Dari hasilnya berjualan, Kawak bisa mendapatkan uang ratusan ribu hingga jutaan.

Hukuman Penjara 10 Tahun Karena Geluti Judi Togel

Awal tahun 2019 lalu, seorang bernama Alpin diamankan oleh pihak berwajib. Warga asal Siantar ini diciduk oleh Satreskrim Siantar saat dirinya sedang berada di warung kopi miliknya. Atas hal tersebut, ia dijerat 10 tahun penjara. Alpin ditangkap dengan barang bukti berupa handphone Samsung, uang tunai sebesar 300 ribu (hasil penjualan togel). Kalau sudah begini, yakin masih mau main togel?

Seorang bandar togel resmi memang punya berbagai cara untuk menipu para pelanggannya. Makanya, kalau tidak mau tertipu, sekali-kali jangan dekati judi togel atau judi jenis apapun juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *